seprti ilalang yang beggoyang di tampar sombongnya angin,aku hanya diam terpaku menatap bintang dilangit ,kulukiskan impianku tentang mimpi mimpi yg kugenggam sebelum aku melangkahkan kakiku di kota ini tapi semuanya musnah seiring kekalahanku yang harus berhadapan dengan negaraku sendiri,negara ini adalah musuhku sesungguhnya bahkan jika dipikir semuanya akan setuju pengangguran dimana mana,kriminal tinggi,banyak bayi kurang gizi bahkan anak sekolah harus rela menggadaikan mimpinya bertarung di perempatan jalan serta para perawan menawarkan nafsu dunia menjadi sang pelacur.di kota ini aku diajarkan untuk menjadi seorang petarung dan dan pejuang yang harus berjuang di medan perang tapi akukan selalu berusaha untukmenang karena kunci dalam hidup adalah kebaikan,kejujuran dan saling membantu.
dinginnya malam membawaku teringat kampung halamanku,rindu ama kedua orang tuakudan rindu dengan san siro,bisikku dalam hati aku akan pulang tapi bukan dengan kekalahan akukan menang dan membuat kamu tersenyum ibu,aku akanmenjadi bintang dilangit,membawamu keliling dunia,menjadi ibu terbahagia di muka bumi ini.aku akan bertahan meski sinar terik mentari memperkosaku aku akan tersenyum meski hujan memperdaya tulang tulangku aku akan selalu tegar karena hidup butuh pengorbanan.aku akan menang.................
jangan pernah menangis anakku,itu adalah kata katamu yang kamu sampaikan ketika aku akan melangkah bersama nasibku.aku akui aku hanya anak yg kurang beruntung ,ayah hanyalah seorang tukang jahit orderan dan aku harus merelakan semua impianku untuk menjadi guru karena aku tahu orang tuaku pasti tak sanggup mengkuliahkanku .memang ada universitas negeri tapi sama saja itu terlalu memberatkan bagi keluargaku.negeri ini sekali lagi menenggelamkanku di dasar pahitnya hidup ini tapi gak apa apa hari ini kalah besok pasti kita akan menang.
Kamis, 22 April 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
